getting time ...

Mendesain Lemari Mainan Anak yang Ideal

Nur Januarita Benu - Okezone
Sabtu, 18 Februari 2012 14:47 wib
detail berita
foto: furnitureanak.tk

DUNIA anak adalah dunia bermain. Sebagai tanda kasih sayang dan memanjakan buah hati, orangtua pun sering membeli beragam mainan. Namun, terkadang mainan anak yang banyak berserakan di rumah, membuat tampilan rumah bak kapal pecah.

Hal inilah yang wajib menjadi pertimbangan orang tua. Ayah atau ibu sang anak, jangan hanya tahu membeli mainan yang banyak dan beragam saja, tapi  juga harus dapat menyediakan wadah penyimpanan yang cukup untuk menampung mainan-mainan tersebut. Sebab, selain unsur kerapian, dengan lemari mainan yang memadai dan sesuai dengan keadaan anak, secara tidak langsung unsur mendidik anak pun dapat tercipta. 

Simak ulasan berikut ini, mengenai beberapa konsep atau gagasan penting dalam mendesain dan menetukan lemari mainan yang ideal untuk putra-putri Anda, seperti dikutip dari laman Annahape, Sabtu (18/2/2012),

1. Lemari mainan anak sebaiknya dibuat dengan banyak pintu warna-warni. Selain lebih menarik, lemari mainan juga dapat menjadi media pembelajaran untuk mengenal warna bagi anak Anda. Dalam memilih warna, sebaiknya Anda memilih warna dasar yang jelas dan bukan warna campuran. Maksudnya agar anak tidak dibingungkan dengan komposisi warna campuran. Pada saat anak belajar mengenal warna, cara yang paling baik adalah dengan mengenalkan warna-warna dasar.

2. Pintu lemari itu dapat ditambahi dengan ornamen huruf-huruf. Dengan begitu, anak dapat sekaligus diajari mengenal huruf. Akan lebih baik juga kalau huruf itu menyusun nama si anak.

3. Selain ornamen huruf, pintu lemari juga dapat ditempel gambar kesukaan anak. Gambar itu dapat digunakan untuk belajar membuat kategori. Atau belajar mengelompokkan jenis mainan. Misalnya kelompok mobil, disimpan di laci dengan pintu bergambar mobil. Kelompok binatang di simpan di laci bergambar binatang, dan sebagainya.

4. Ajari dan biasakan anak menaruh mainan dalam susunan yang rapi teratur untuk memupuk jiwa kedisiplinan mereka sejak dini. Dengan cara itu, sebuah lemari mainan menjadi media pendidikan yang multi fungsi.

5. Karena usia anak-anak masih belum paham dan peka terhadap sekelilingnya, maka tingkat keamanan dan keselamatan anak pun wajib diperhatikan. Untuk itu sebaiknya pada lemari anak jangan ada ujung yang tajam. Sudut atas lemari dapat dibuat melengkung, untuk menghindari kecelakaan yang fatal. (rhs)

Beri komentar