getting time ...

Trik Agar Kamar Selalu Rapih

Jum'at, 24 Februari 2012 10:01 wib
detail berita
Foto: Kamar rapih/ alldiyinfo.com

PENEMPATAN lemari penyimpanan di kamar tidur amat penting. Jangan sampai kenyamanan Anda terganggu karena barang-barang yang tergeletak tak beraturan sehingga membuat sumpek.

Tak bisa dimungkiri, hampir setengah bagian kegiatan di rumah dihabiskan di kamar tidur. Kamar tidur yang rapi dan bersih selalu menjadi dambaan setiap orang karena menjadikan penghuni betah dan nyaman untuk beristirahat. Namun, seiring semakin kompleksnya kegiatan di kamar, kebutuhan ruang tempat penyimpanan barang dan pernak-pernik semakin besar.

Tidak jarang kita menemui kamar penuh sesak dengan berbagai perlengkapan, seperti pakaian, aksesori, produk kecantikan, dan suplemen obat-obatan. Tak jarang, barang-barang itu tergeletak begitu saja di meja dan berbagai sudut kamar.

Karena itu, kebutuhan tempat penyimpanan (storage) di kamar tidur sangat penting untuk menyimpan berbagai macam perlengkapan tersebut secara rapi. Kita pun perlu menyiasati berbagai macam bentuk ruang penyimpanan, seperti lemari dan laci di berbagai furnitur di kamar. Jika jeli, ada beberapa ruang di kamar tidur yang berpotensi dijadikan tempat penyimpanan tersembunyi.

Salah satu bidang terluas yang ditempati furnitur di kamar tidur adalah tempat tidur atau ranjang. Tempat tidur sering tidak dijadikan alternatif sebagai tempat penyimpanan. Padahal, potensinya sangat besar karena bisa banyak memuat perlengkapan.

Sebuah tempat tidur berbentuk king size memakan ruang hingga 3,8 meter persegi. Mengapa harus memberikan kesempatan untuk debu, bulu, dan kotoran lainnya hinggap di sana?

"Kolong tempat tidur dapat dijadikan wadah celana pendek dan tank top yang tidak dipakai pada bulan ini dan membuat lebih banyak ruang untuk pakaian," kata Kristine Becker dari Closet & Storage Concepts di Voorhees, New Jersey, Amerika Serikat (AS), seperti dikutip laman Home and Garden Television.

Menurut Becker, menyimpan baju yang tidak dipakai adalah cara tepat menghemat ruang. Toko perabot umumnya menjual unit laci geser yang pas letaknya di bawah tempat tidur, atau Anda dapat membeli tempat penyimpanan yang bisa ditarik masuk dan keluar secara manual.

Desainer interior Denise Schipani, mengisahkan saat dia yang menghabiskan tahun-tahun pertama pernikahannya di sebuah apartemen kecil di Manhattan, AS.

"Ketika saya dan suami tinggal di apartemen itu, dan terutama setelah kami punya bayi dan memasukkan semua barang-barangnya ke dalamnya, ada begitu banyak barang di bawah tempat tidur saya, saya tidak pernah dapat memvakumnya," tuturnya.

Desain interior dari Amerika Serikat, Lise Lingo, biasanya menaruh ransel, koper, dan tas peralatannya di bawah tempat tidur di kompartemen suaminya yang terhubung dengan ruang tidur mereka, yang pada dasarnya adalah kotak dengan platform yang menggantung dan panel di setiap sisi yang bisa dilepas.

"Kotak tersebut bahkan bisa mengeluarkan cahaya di bagian dalamnya dan terhubung ke dalam sensor gerak," kata Lingo. Jadi, cahaya datang pada saat Anda perlu menemukan sebuah tas tertentu.

Dia mengatakan, sebelum membeli meja rias besar atau lemari baju, pastikan Anda mendapatkan hasil maksimal dari lemari tersebut, terutama tempat untuk menggantung. Anda selalu dapat menambahkan laci atau unit rak, tetapi lebih sulit untuk mengubah batangnya.

Sebelum Anda mulai menyusun rencana untuk menaruh lemari penyimpanan di kamar tidur, analisis barang apa saja yang akan Anda taruh tetap di sana. Untuk mencari tahu di mana untuk memasang ambalan lemari, misalnya, perkirakan berapa banyak ruang untuk gaun dan jas dibandingkan dengan jumlah kemeja dan jaket.

Untuk item yang lain lagi, Anda perlu ruang vertikal yang penuh di bawah ambalan tambahan. Jika sebagian besar pakaian Anda panjangnya kurang dari satu meter, pasang dua set ambalan, satu yang tinggi dan satu lagi sekira 40 inci di atas lantai.

(Rendra Hanggara/ SINDO) (rhs)

Beri komentar