getting time ...

Aplikasi Void pada Rumah

Selasa, 12 Juni 2012 09:16 wib
detail berita
Void rumah (foto:architonic.com)

SAAT merancang rumah, tentu bukan hanya tema atau konsep yang Anda pikirkan. Perencanaan untuk merancang rumah nyaman dan sehat pun seharusnya menjadi hal yang utama. Terutama saat Anda merancang void di dalam rumah.

Peran void di dalam rumah begitu penting. Fungsinya tak hanya membuat hunian terlihat lapang, tapi berguna juga sebagai sirkulasi udara dan cahaya yang baik di dalam rumah. Berkaitan dengan hal itu, void bisa menjadi solusi tepat untuk mengundang cahaya dan udara masuk ke dalam rumah Anda. Menurut arsitek Briyan Talaosa, void merupakan lubang yang terbentuk atau sengaja diciptakan pada interior bangunan dengan berbagai alasan. Di antaranya, yang pertama karena ingin menciptakan kesan luas pada sebuah ruangan.

Hal kedua, ingin menciptakan kantong udara atau aliran udara agar ruangan tetap nyaman. Alasan lain, bisa karena berkaitan ingin menciptakan kesan tinggi pada ruangan tertentu. Bisa juga karena ingin memberikan kesan continue pandangan atau memperpanjang jarak pandangan dari bawah ke atas. Secara fungsi, biasanya void (dalam skala paling kecil) terbentuk di area tangga. Sebab, biasanya atas bagian tangga harus bebas agar flow orang naik tidak terbentur.

Maka itu, letaknya biasanya berada di atas bordes atau di atas tangga secara keseluruhan. Hal serupa dikatakan arsitek Wisnu Brata. Menurut dia,void adalah ruang kosong atau area kosong atau ruang terbuka yang memotong kontinuitas suatu ruang antara dua area. "Namun, umumnya pengertian void dipakai untuk menggambarkan ruang kosong tanpa lantai yang berada di lantai dua,di mana lewat ruang tersebut kita dapat melihat ruang di bawahnya, namun tetap di bawah atap yang sama," kata Wisnu.

Dalam merancang void yang baik dan benar, ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan, antara lain ukuran dan luas rumah. Menurut Wisnu,besaran void yang dibuat hendaknya disesuaikan dengan luasan rumah yang ada. Jadi, bila ukuran rumah tidak besar, sebaiknya ukuran void juga tidak besar. Lebih dari itu, perhatikan juga ruang yang nantinya terletak di bawah void supaya perletakan dan pengaturannya menjadi bagus.

"Pada prinsipnya,semua rumah bisa dibuatkan void. Baik rumah itu luasannya kecil maupun besar. Hanya,semua bergantung pada kepintaran pemilik rumah dalam mengolahnya. Sekecil apa pun lahan, biasanya kebutuhan minimal sebuah keluarga kecil harus terpenuhi, dari ruang-ruang primer sampai area servis," kata Briyan. Untuk itu, perhatikan kebutuhan ruangnya. Biasanya void tercipta atau diciptakan jika memang kebutuhan dasar ruangan sudah terpenuhi. Bisa juga dikatakan, sisa space dibuatkan void.

Hal kedua yang perlu diperhatikan adalah struktur dan konstruksi.Briyan mengungkapkan, pada prinsipnya membuat struktur dan konstruksi sama dengan merancang ruang yang lain, yakni hanya tinggal dikosongkan lantainya.Namun, biasanya balok beton pengikat keliling voidnya mesti diperkuat. "Alternatif lain bisa dengan cara diperbesar atau ditingkatkan mutu betonnya atau ditingkatkan pembesiannya. Selain itu, biasanya kaki-kakinya (fondasi) juga diperkuat," kata Briyan.

Selain itu, perhatikan juga penggunaan balok-balok lantai dan bangunan. Wisnu menyarankan, sebaiknya hindari penggunaan balok-balok gantung dengan overstekyang terlalu besar. Bila memungkinkan, lanjut dia, mintalah bantuan dari ahli struktur atau arsitek agar didapat pemakaian struktur serta konstruksi yang aman, namun efisien dalam biaya dan kualitas ruang yang dihasilkan menjadi baik.

Sementara untuk menentukan besaran lubang void, biasanya besaran minimalnya berbanding dengan modul kolom struktur. Meski demikian, bisa juga dengan menggunakan dua modul atau lebih, dengan catatan Anda punya lahan yang luas. Untuk mencapai titik ideal, usahakan Anda bisa memandang dari atas dan memandang dari bawah pula. Biasanya sudut pandang seseorang itu 45 derajat.

Posisi yang terbaik pada sebuah void adalah ruang tertinggi yang bagiannya paling panas. Meski demikian,hal tersebut tidak bisa dijadikan patokan. Sebab, dalam penerapannya, biasanya semua bergantung pada aspek-aspek lain di lapangan. Melalui void, udara akan terus mengalir seimbang antara udara yang keluar dari dalam rumah dan bertukar dengan udara yang baru.

Caranya tidak harus langsung dari bagian atas void. Flow udara bisa Anda ciptakan dari bukaan jendela di ruang-ruang yang bersinggungan dengan void. Hal yang tidak kalah penting untuk diperhatikan adalah faktor keamanannya. Sebab, menurut Briyan,tiap ada bukaan, kecenderungan diri kita untuk mendekatinya atau ingin melihatnya sudah pasti ada.Artinya,jika Anda berada di atas, biasanya untuk melihat aktivitas di bawah Anda akan berusaha mepet atau mendekati void.

Untuk itu, kehadiran railing mutlak ada sebagai pengaman voidpada lantai atas. Material railing yang bisa digunakan cukup beragam, dari kaca, besi, tembok beton, hingga kayu. Atau untuk alternatif lain,mungkin Anda bisa mencoba mengombinasikan berbagai material tersebut. "Memilih railing pun sebaiknya jangan yang bermotif horizontal,terutama bila Anda memiliki anak kecil," saran Wisnu.

(Titi Sa/Koran SI)
(NJB)

Beri komentar

BACA JUGA ยป