JAKARTA - Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera) tahun ini menargetkan pembangunan 196 tower rumah susun (rusun). Rusun-rusun yang akan dibangun tersebut tersebar di 182 lokasi di seluruh Indonesia.
Deputi Bidang Perumahan Formal Kemenpera Pangihutan Marpaung menyatakan, rusun yang dibangun oleh Kemenpera tersebut nantinya ditujukan untuk anggota Kepolisian Republik Indonesia (Polri), Tentara Nasional Indonesia (TNI), pekerja, PNS, mahasiswa serta pondok pesantren.
"Kami targetkan bisa membangun 196 tower rusun pada tahun anggaran 2012 ini," katanya saat membuka kegiatan Kick Off Meeting dan Pelatihan Pelaksana dan Pengawas Pembangunan Rusun TA 2012 di Balai Kartini Jakarta, belum lama ini, seperti dikutip dalam keterangan resmi Kemenpera, Jumat (22/6/2012).
Menurutnya, rusun yang akan dibangun nantinya didesain dengan jumlah lantai dan tipe hunian yang bervariasi. Jumlah lantainya yakni dua lantai, tiga lantai hingga enam lantai. Sedangkan tipe huniannya adalah tipe 18, tipe 21 dan tipe 36.
Adapun rincian peruntukan rusun anggota Polri, antara lain tipe 36 sebanyak 26 tower tersebar di 23 lokasi, rusun TNI tipe 36 sebanyak 60 tower tersebar di 50 lokasi, rusun pekerja dan PNS tipe 21 sebanyak 15 tower di 14 lokasi, rusun mahasiswa tipe 18 sebanyak 30 tower di 30 lokasi dan rusun pondok pesantren dengan tipe bervariasi sebanyak 65 tower tersebar di 65 lokasi baik di dalam maupun di luar Pulau Jawa.
"Sampai saat ini rusun yang sudah memasuki masa pelaksanaaan konstruksi adalah rusun Polri di Cikole, Lembang, Bandung sebanyak dua tower. Sedangkan sisanya masih dalam tahap kontrak, tender ulang dan desain," terangnya. (NJB)