getting time ...

Sahid Grup Gandeng Muamalat untuk Pembiayaan Hunian Syariah

Kuntadi - Koran SI
Jum'at, 7 September 2012 17:20 wib
detail berita
Ilustrasi (foto: ist.)

YOGYAKARTA – Permintaan atas hunian di Jawa Tengah dan Yogyakarta setiap tahunnya mengalami pertumbuhan. Hal ini berkorelasi positif dengan semakin menjamurnya lembaga pembiayaan permukiman.

Salah satu yang gencar menawarkan pembiayaan properti adalah Bank Muamalat. PT Bank Muamalat Indonesia dengan PT Sahid Inti Dinamika melakukan kerjasama dalam hal pembiayaan hunian syariah (PHS), khususnya dalam pembangunan dan pemasaran kondominium hotel (kondotel) serta apartemen Sahid Yogya Lifestyle City.

Kepala Regional Bank Muamalat Jawa Tengah dan Yogyakarta Norcholis mengatakan, pertumbuhan PHS di Jateng dan Yogyakarta pada semester-I 2012 tumbuh sekitar 24 persen. Bila dinominal nilainya setara dengan Rp100 miliar. Hal inilah menjadi alasan Bank Muamalat untuk melakukan kerjasama dengan Sahid Yogya Lifestyle City.

Menurutnya, dalam kerjasama ini pihaknya siap untuk melakukan pembiayaan dalam pembangunan apartemen. Tentu saja akad perjanjian menggunakan akad syariah dengan jangka waktu (tenor) 10 tahun dan margin suku bunga 9,99 persen. 

"Kita yakin kerjasama ini memiliki propspek bagus," kata Nurcholis di sela penandatangan kerjasama antara Bank Muamalat dengan PT Sahid Inti Dinamika di Parang Garuda Ball Room Sahid Raya Hotel Yogyakarta, Jumat (7/9/2012).

Menurutnya Bank Muamalat tengah gencar melakukan ekspansi dalam pembiayaan dan akselerasi pemasaran. Hal ini juga disinkronkan dengan pemasaran kondotel dan apartemen di bawah kendali grup Sahid. "Kerjasama ini tidak lepas dari keinginan untuk memberikan nilai lebih dalam investasi, khususnya pembiayaan hunian," jelasnya.

Dikatakan Nurcholis, peluang investasi hunian di Yogyakarta masih terbuka lebar. Apalagi konsep apartemen dan kondominium, yang menjadi tren baru dalam investasi.

Presdir PT Sahid Inti Dinamika Exacty B Sryantoro mengatakan, kerjasama ini diharapkan bisa menarik investor untuk menanamkan investasi, khususnya di Sahid Yogya Lifestyle City. Nantinya akan dikembangkan apartemen dan kondotel, dari 135 kamar menjadi 319 kamar hotel.

"Sehingga nantinya di Sahid Hotel akan ada 400 kamar hotel dan sekitar 196 unit apartemen. Sekitar 30 persen untuk kondotel sudah laku," ujarnya.

Menurutnya Yogyakarta merupakan salah satu kota dengan pertumbuhan investasi dan properti yang cukup bagus. Sejak dipromosikan pada Juli lalu, sudah 30 persen terjual.

"Kondotel yang dibangun ini, nantinya berkonsep green building, dengan lokasi yang sangat strategis. Ini akan menjadi keunikan tersendiri bagi Sahid Yogya Lifestyle City. Sebab di bagian terdepan juga akan dilengkapi dengan mal dan fasilitas lainnya. Kita perkirakan proyek ini butuh dana Rp450 miliar," imbuhnya.

(NJB)


Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Okezone Apps di Android Anda.

Facebook Comment List

Beri komentar

BACA JUGA ยป