Tabungan Perumahan Rakyat

Modal Rp50 Ribu, Bisa Beli Rumah Seharga Rp95 Juta

Dina Mirayanti Hutauruk - Okezone
Rabu, 5 Juni 2013 13:21 wib
Modal Rp50 Ribu, Bisa Beli Rumah Seharga Rp95 Juta
Ilustrasi (Sumber: bumn.go.id)

JAKARTA - Menteri Perumahan Rakyat (Menpera) Djan Faridz mengusulkan iuran Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera) sebesar 2,5 persen. Sehingga dengan gaji Rp2 juta per bulan, pekerja bisa menyisihkan pendapatannya Rp50 ribu per bulan untuk mendapat rumah sederhana seharga Rp95 juta.

"Kalau misalnya 2,5 persen dari gaji Rp2 juta, maka iurannya Rp50 ribu per bulan. Tabungan duit dia enggak hilang dengan mereka menabung, berarti mereka berhak menerima fasilitas perumahan yang dibangun oleh badan yang dibentuk oleh undang-undang," ujar Djan, usai Rakor Pembahasan Tabungan Perumahan di kantor Menko Perekonomian, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Rabu (5/6/2013).

Namun, Djan Faridz menyatakan pihaknya masih belum sepemikiran dengan DPR terkait besaran iuran. Pasalnya, pemerintah mengusulkan 1-5 persen dipotong setiap bulan dari gaji secara sukarela. Sementara itu, DPR mengusulkan potongan tabungan perumahan sebesar 2,5 persen dan wajib bagi semua pekerja.

Lebih lanjut dia mengatakan, iuran Tapera tersebut akan digunakan sebagai modal awal untuk membangun rumah seharga Rp95 juta, dan pekerja sudah dapat memiliki rumah tersebut sejak awal menyetor cicilan. Sehingga, pemerintah berharap pekerja Indonesia dapat memiliki rumah murah dengan harga Rp 95 juta yang akan dibangun dengan modal awal dari tabungan tersebut.

"Semenjak dia menabung, maka dia berhak mendapatkan rumah. Nanti cicilannya ditambah dari penerimaan mereka yang lain. Misal, tabungan Rp50 ribu selama 30 tahun jadi Rp18 juta, ini yang digunakan, misalnya untuk DP, sisanya bisa dicicil lagi dari penerimaannya yang lain, dari gaji istri atau hasil lemburan," jelasnya. (nia)


Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Okezone Apps di Android Anda.

Facebook Comment List

Beri komentar

BACA JUGA ยป